#sehat

Benarkah Susu Pasteurisasi Memiliki Banyak Keunggulan Dibandingkan Susu Jenis Lain?

admin

Dilihat dari namanya, pasteurisasi diambil dari sang penemunya yaitu louise pasteur seorang ilmuwan asal prancis. Pasteurisasi sendiri memiliki arti pemanasan makanan dengan tujuan untuk membunuh bakteri, protozoa, khamir dan memperlambat pertumbuhan mikroba dalam makanan sehingga makanan tetap awet dan tahan lama. Susu pasteurisasi adalah susu sapi segar yang telah melalui proses pemanasan dengan susu dan jangka waktu yang telah ditentukan.

Alasan dilakukannya proses pasteurisasi pada susu yaitu dikarenakan air susu mengandung komponen nutrisi yang tinggi sehingga akan sangat mudah untuk tempat tumbuh mikroba. Pasteurisasi berbeda dengan istilah sterilisasi dan appertisasi. Tujuan dilakukannya pasteurisasi pada susu tidak bermaksud untuk membunuh mikroba secara keseluruhan, namun hanya bermaksud mengurangi jumlahnya agar tidak menyebabkan penyakit saat dikonsumsi.

 

Proses Pasteurisasi Pada Produk Susu

Mengapa penting dilakukan pasteurisasi khususnya pada susu? Itu karena pada saat proses produksi susu pasti akan terkontaminasi berbagai bakteri yang dapat mempengaruhi sistem pencernaan. Selain itu, pertumbuhan mikroorganisme pada susu cenderung lebih cepat.

Untuk melakukan pemanasan produk susu, seringkali suatu produsen memilih metode Ultra high pasteurization. Metode Ultra high pasteurization atau lebih dikenal dengan istilah UHT ini adalah proses pasteurisasi dengan suhu paling tinggi yaitu 138 derajat dengan waktu 2 detik. Jenis pasteurisasi jenis ini menggunakan alat panci yang bernama PHE (Plate heat exchanger) yaitu alat pemindah panas yang terdiri dari susunan plat tipis dari logam anti karat. Pada alat ini terbagi menjadi dua bagian yaitu alat pemanas dan alat pendingin.

Kelebihan Susu Pasteurisasi

Produk yang dipasteurisasi lebih aman dibandingkan dengan produk yang tidak dipasteurisasi. Sehingga produk hasil pasteurisasi dianjurkan untuk dikonsumsi pada beberapa kondisi tubuh yang sedang rentan, misalnya balita, orang sakit dan ibu hamil. Pada umumnya produk makanan yang bisa dipasteurisasi adalah makanan yang bersifat cair. Berikut ini adalah beberapa keunggulan susu pasteurisasi dibanding susu lainnya.

  • Resiko penularan penyakit rendah

Seperti yang telah dibahas diatas bahwa pasteurisasi adalah proses pemanasan susu untuk membunuh mikroorganisme yang mudah berkembang biak di dalam susu. Mikroorganisme ini dapat menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit, khususnya pada sistem pencernaan. Oleh sebab itu dilakukan pengurangan jumlah mikroorganisme pada susu dengan proses pasteurisasi.

  • Kualitas rasa dan warna susu pasteurisasi tidak berubah

Berbeda dengan appertisasi dan sterilisasi, proses pasteuriasi tidak mengubah rasa, warna dan kandungan gizi dari susu segar. Hal ini dikarenakan proses pasteurisasi yang hanya pada suhu dibawah 100 derajat, sehingga tidak akan merusak kandungan pada susu.

  • Susu pasteurisasi telah mengalami proses fortifikasi

Setelah dilakukan proses fortifikasi, hal selanjutnya yang dilakukan yaitu proses fortifikasi. Suatu proses di mana sebuah susu segar ditambahkan vitamin dan unsur renik, atau yang disebut dengan, mikronuten susu yang telah difortifikasi akan memiliki kandungan yang lebih besar daripada susu biasa, seperti kandungan vitamin B dan vitamin D yang diperlukan dalam proses pertumbuhan. Proses fortifikasi juga bertujuan untuk memperbaiki komponen nutrisi yang hilang pada saat proses pasteurisasi dilakukan.

 

Susu yang telah melalui proses pasteurisasi akan memiliki kualitas yang baik dan cocok dikonsumsi oleh semua orang. roses ini adalah suatu proses untuk mengurangi jumlah mikroorganisme dalam susu, sehingga menjadikan produk susu aman untuk dikonsumsi semua usia, baik anak-anak hingga dewasa.

<<    

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *